Followers

Warna Kerinduan


Kitakah yang tertewas
pada warna kerinduan
menatap sepi kelam senja
ketika lambaian mentari merah
mengucap salam perpisahan
nanti esok bertemu kembali
membicara rasa luka
melepaskan benak terpendam
pada lingkaran waktu
Kitakah sang pengutip
serpihan warna cinta
bertaburan dari sebuah epilog
impian semalam
ketanduasan kasih sejati
merentangi gurun perasaan
kemarau tanpa di airi
hujan ketabahan.

0 Comments:

Post a Comment



~ halwa telinga ~


 

Blogger Template | Created by Adam Every